Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Mengenal Lebih Dekat Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK–PTIK)

Info Sekolah Kedinasan

Kalau bicara soal pendidikan kepolisian di Indonesia, kebanyakan orang langsung teringat Akpol, Bintara, atau Tamtama. Padahal, ada satu institusi pendidikan tinggi yang punya peran sangat penting dalam pengembangan keilmuan dan pemikiran strategis di tubuh Polri, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian atau yang lebih dikenal dengan STIK–PTIK.

Lembaga ini bukan sekadar tempat kuliah biasa. STIK adalah pusat pendidikan akademik sekaligus kedinasan yang fokus mencetak perwira Polri dengan kemampuan intelektual, moral, dan profesional yang seimbang. Di sinilah ilmu kepolisian dikaji secara mendalam, dikembangkan, dan disesuaikan dengan tantangan zaman.

Artikel ini akan mengajak kamu mengenal lebih dekat sejarah, visi misi, tujuan, program studi, akreditasi, biaya pendidikan, hingga fasilitas yang dimiliki STIK dengan gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Perjalanan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang Kepolisian Republik Indonesia itu sendiri. Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada 18 Agustus 1945, pemerintah membentuk Badan Kepolisian Negara sebagai cikal bakal institusi Polri. Tak lama kemudian, pada 29 September 1945, R.S. Soekanto dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara pertama.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan pendidikan kepolisian yang lebih terstruktur mulai dirasakan. Pada 17 Juni 1946, didirikan Sekolah Kepolisian Negara bagian tinggi di Mertoyudan. Lembaga inilah yang kemudian berkembang menjadi Akademi Polisi.

Perubahan besar terjadi pada 1 September 1950. Berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri, Akademi Polisi resmi berganti nama menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Inilah titik awal kelahiran Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian sebagai institusi pendidikan tinggi kepolisian di Indonesia.

Perkembangan dan Penataan Kelembagaan

Seiring bertambahnya kebutuhan organisasi Polri, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian terus mengalami penataan dan penyempurnaan. Pada tahun 1954, sistem pendidikan di PTIK dibagi menjadi dua jenjang, yaitu tahap persiapan (setara sarjana) dan tahap keahlian yang lebih mendalam.

Perpindahan lokasi kampus juga menjadi bagian dari sejarah panjang lembaga ini. Mulai dari Mertoyudan, kemudian pindah ke Yogyakarta, lalu ke Jalan Tambak Jakarta, Pasar Jumat Ciputat, hingga akhirnya menetap di Jalan Tirtayasa No. 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sampai sekarang.

Pada tahun 1976, terjadi perubahan penting dalam struktur organisasi. Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian secara resmi ditetapkan sebagai lembaga pendidikan struktural yang berada langsung di bawah Kapolri. Status ini menegaskan peran strategis STIK dalam mencetak perwira Polri berpendidikan tinggi.

Status Kedinasan dan Akademik

Salah satu keunikan STIK adalah posisinya sebagai perguruan tinggi kedinasan sekaligus akademik. Artinya, STIK tidak hanya mendidik mahasiswa secara teori, tetapi juga membentuk karakter dan etika kepolisian.

Melalui keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Kapolri pada tahun 1980, STIK resmi diakui sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan Polri. Untuk urusan akademik, pembinaannya berada di bawah Kementerian Pendidikan, sementara aspek sumber daya dan kedinasan tetap menjadi kewenangan Kapolri.

Dengan sistem seperti ini, STIK mampu menjaga kualitas akademik tanpa kehilangan jati diri sebagai institusi kepolisian.

Visi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Visi besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian adalah menjadi perguruan tinggi kepolisian yang membanggakan dan dapat diandalkan. STIK ingin melahirkan perwira sarjana ilmu kepolisian yang profesional, bermoral, dan punya kepekaan sosial tinggi.

Selain itu, STIK juga diarahkan menjadi pusat kajian permasalahan kepolisian dan pengembangan ilmu serta teknologi kepolisian. Dalam jangka panjang, STIK menargetkan diri sebagai perguruan tinggi modern bertaraf internasional, khususnya di bidang administrasi kepolisian.

Karakter lulusan yang diharapkan bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga mandiri, berjiwa pemimpin, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan Polri dan masyarakat.

Misi yang Diemban STIK–PTIK

Untuk mewujudkan visinya, STIK menjalankan sejumlah misi strategis. Salah satunya adalah menyelenggarakan pendidikan tinggi ilmu kepolisian yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Selain itu, STIK juga aktif mengembangkan ilmu dan teknologi kepolisian agar selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini dan masa depan. Penelitian dan pengkajian masalah pemolisian menjadi salah satu fokus utama.

Tak kalah penting, STIK juga menjalankan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk penerapan ilmu kepolisian secara nyata. Kerja sama dengan perguruan tinggi lain, baik nasional maupun internasional, juga terus dikembangkan.

Tujuan Pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Secara umum, tujuan utama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri melalui jalur pendidikan akademik. STIK berupaya menjaga dan mengembangkan hakikat ilmu kepolisian sebagai disiplin ilmu yang terus tumbuh.

Secara khusus, STIK bertujuan mencetak perwira Polri lulusan Akpol yang memiliki kualifikasi sarjana, wawasan ilmiah luas, serta profesional dalam menjalankan tugas. Selain itu, STIK juga membuka peluang bagi anggota Polri lainnya untuk meningkatkan kapasitas akademik mereka.

Lulusan STIK diharapkan mampu menjadi praktisi sekaligus asisten manajer tingkat menengah yang andal, baik di bidang operasional maupun administrasi kepolisian.

Akreditasi dan Kualitas Akademik

Soal kualitas, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian tidak main-main. Program Pascasarjana (S2) Ilmu Kepolisian berhasil meraih akreditasi Unggul (A) dari BAN-PT dengan nilai yang sangat memuaskan.

Selain program S2, STIK juga menyelenggarakan program Sarjana (S1) dan Doktor (S3) yang semuanya telah terakreditasi. Hal ini menunjukkan bahwa standar akademik STIK diakui secara nasional.

Dengan akreditasi tersebut, lulusan STIK tidak hanya diakui di lingkungan Polri, tetapi juga di dunia akademik secara luas.

Program Studi yang Ditawarkan

Untuk jenjang S1, STIK memiliki beberapa program studi utama. Yang pertama adalah Administrasi Kepolisian, yang fokus pada manajemen dan tata kelola organisasi Polri.

Program kedua adalah Hukum Kepolisian, yang mendalami aspek hukum dalam tugas dan kewenangan kepolisian. Program ini sangat penting mengingat kompleksitas penegakan hukum di Indonesia.

Selain itu, ada juga Manajemen Keamanan dan Teknologi Kepolisian yang mengombinasikan konsep manajemen keamanan dengan pemanfaatan teknologi modern. Di luar S1, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian juga menyelenggarakan program Diploma serta Pascasarjana S2 dan S3 Ilmu Kepolisian.

Biaya Pendidikan: Gratis dan Ikatan Dinas

Salah satu hal yang sering bikin penasaran adalah soal biaya. Kabar baiknya, pendidikan di STIK pada dasarnya gratis. Semua biaya, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pendidikan, ditanggung oleh negara melalui APBN.

Mahasiswa tidak perlu memikirkan biaya makan, seragam, atau fasilitas pendidikan lainnya. Sistem ini berlaku karena STIK merupakan sekolah ikatan dinas di bawah Polri.

Jika ada oknum yang meminta pungutan, masyarakat atau peserta didik berhak melaporkannya. STIK berkomitmen menjalankan pendidikan yang bersih dan transparan.

Fasilitas Penunjang Pendidikan

Untuk mendukung proses belajar, STIK menyediakan berbagai fasilitas akademik yang cukup lengkap. Salah satunya adalah perpustakaan dengan koleksi buku dan jurnal yang relevan dengan ilmu kepolisian.

Perpustakaan STIK dilengkapi ruang baca yang nyaman, ruang diskusi, whiteboard, serta akses internet. Sistem OPAC juga tersedia untuk memudahkan pencarian referensi.

Selain itu, terdapat ruang kelas modern, fasilitas internet, hingga sarana olahraga. Namun, fokus utama fasilitas di STIK memang lebih ke arah akademik dan penelitian, terutama untuk jenjang S2 dan S3.

Penutup

Sebagai lembaga pendidikan tinggi kedinasan Polri, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian punya peran strategis dalam mencetak perwira yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga kuat secara intelektual dan moral.

Dengan sejarah panjang, visi yang jelas, program studi yang relevan, serta akreditasi unggul, STIK–PTIK menjadi salah satu pilar utama pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia.

Buat kamu yang tertarik dengan dunia kepolisian dari sisi akademik dan strategis, STIK adalah tempat di mana ilmu, pengabdian, dan profesionalisme bertemu.

Baca artikel lainnya

Mengenal Lebih Dekat Akademi Angkatan Udara