Sekolah Kedinasan 2026

Sekolah Kedinasan 2026 Kapan Dibuka? Ini Bocoran Batas Umur, Tinggi Badan, dan Aturan Mata yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Daftar!

Info Sekolah Kedinasan

Banyak banget siswa kelas 12 dan alumni SMA/sederajat yang mulai cari info soal Sekolah Kedinasan 2026. Wajar sih, karena sekolah kedinasan selalu jadi primadona tiap tahun. Selain biaya kuliah yang relatif ringan bahkan gratis, peluang jadi CPNS setelah lulus juga jadi daya tarik utama.

Sayangnya, sampai sekarang pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) memang belum merilis jadwal resmi pembukaan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026. Tapi bukan berarti kamu harus nunggu tanpa persiapan. Justru sekarang waktu yang pas buat mulai cari tahu syarat-syaratnya.

Kalau melihat pola tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran biasanya dibuka sekitar bulan Mei sampai Juni. Jadi besar kemungkinan sekdin 2026 juga nggak akan jauh-jauh dari periode itu. Sambil nunggu pengumuman resmi, yuk kita bahas gambaran syarat yang biasanya muncul, mulai dari batas umur, tinggi badan, sampai aturan soal kacamata.

Perkiraan Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026

Memang belum ada pengumuman resmi terkait tanggal pembukaan Sekolah Kedinasan 2026. Tapi kalau kita melihat pola seleksi sebelumnya, proses pendaftaran biasanya dimulai pertengahan tahun.

Biasanya alurnya seperti ini:

  • Pengumuman resmi dari BKN
  • Pendaftaran online lewat portal SSCASN
  • Seleksi administrasi
  • Seleksi kompetensi dasar (SKD)
  • Tes lanjutan sesuai instansi

Karena prosesnya cukup panjang dan ketat, kamu harus siap dari jauh-jauh hari. Apalagi peminat sekdin 2026 pasti nggak sedikit.

Batas Usia Masuk Sekolah Kedinasan

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul soal Sekolah Kedinasan 2026 adalah: “Umur saya masih masuk nggak ya?”

Setiap sekolah kedinasan punya aturan umur yang berbeda. Jadi nggak bisa disamaratakan.

Sebagai gambaran dari seleksi sebelumnya:

  • IPDN: usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun.
  • STIN: rentang usia 16–21 tahun.
  • Politeknik Statistika STIS: minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun.
  • STMKG: usia 15–23 tahun.
  • PKN STAN: minimal 14 tahun dan maksimal 21 tahun.

Perbedaan ini penting banget diperhatikan. Jadi sebelum daftar sekdin 2026, pastikan umur kamu sesuai dengan ketentuan instansi tujuan.

Biasanya batas usia dihitung berdasarkan tanggal tertentu, misalnya per 1 September atau 31 Desember tahun berjalan. Jadi jangan sampai salah hitung, ya.

Syarat Tinggi Badan, Wajib atau Tidak?

Nah, selain umur, tinggi badan juga sering jadi bahan pertimbangan buat daftar Sekolah Kedinasan 2026. Tapi ternyata nggak semua kampus kedinasan mewajibkan syarat tinggi badan.

Beberapa yang tidak menetapkan tinggi minimal:

  • PKN STAN
  • Politeknik Statistika STIS

Artinya, kalau kamu merasa tinggi badan kurang ideal, dua kampus ini bisa jadi pilihan yang lebih fleksibel di Sekolah Kedinasan 2026.

Tapi berbeda cerita kalau kamu mengincar sekolah dengan sistem semi-militer atau kedisiplinan tinggi. Di sana biasanya ada standar fisik tertentu.

Contohnya:

  • STIN: minimal 165 cm (laki-laki) dan 160 cm (perempuan).
  • PSSN: minimal 160 cm (laki-laki) dan 150 cm (perempuan).
  • IPDN: minimal 160 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan).
  • STMKG: minimal 155 cm (laki-laki) dan 150 cm (perempuan).
  • Sekolah Kedinasan di bawah Kemenhub: rata-rata 160 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan).

Bahkan untuk beberapa jurusan tertentu di lingkungan Kemenhub, syaratnya lebih tinggi lagi, bisa sampai 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan.

Jadi sebelum daftar sekdin 2026, cek dulu tinggi badan kamu sesuai atau nggak dengan kampus tujuan.

Berat Badan dan Kondisi Fisik

Selain tinggi badan, biasanya juga ada syarat berat badan proporsional. Artinya, berat badan harus seimbang dengan tinggi badan.

Beberapa instansi bahkan meminta surat keterangan dokter dari fasilitas kesehatan pemerintah untuk memastikan kondisi tubuh pelamar sehat dan layak mengikuti pendidikan.

Karena pendidikan di sekolah kedinasan cenderung disiplin dan cukup berat secara fisik, maka syarat kesehatan ini jadi pertimbangan penting dalam Sekolah Kedinasan 2026 nanti.

Aturan Soal Kacamata dan Mata Minus

Ini juga sering jadi pertanyaan: “Kalau mata minus masih bisa daftar Sekolah Kedinasan 2026 nggak?”

Jawabannya tergantung instansi.

Sebagian besar sekolah kedinasan tidak memperbolehkan buta warna total. Bahkan ada yang tidak memperbolehkan buta warna parsial.

Berikut gambaran aturannya:

  • STIS: boleh pakai kacamata atau lensa kontak, maksimal minus/plus 6 dioptri.
  • PSSN: boleh pakai kacamata, asal tidak buta warna.
  • STIN: maksimal +1 atau -1.
  • STMKG: maksimal -4 untuk sferis dan -2 untuk silindris.
  • PKN STAN: tidak menetapkan syarat khusus terkait mata.
  • Sekolah Kedinasan Kemenhub: wajib penglihatan normal, tidak buta warna.
  • IPDN: tidak memperbolehkan penggunaan kacamata atau lensa kontak.

Bahkan di beberapa sekolah, peserta yang lolos seleksi diwajibkan bersedia menjalani operasi lasik dengan biaya sendiri jika memang dibutuhkan.

Jadi kalau kamu punya mata minus dan ingin daftar sekdin 2026, pastikan cek detail persyaratan instansi tujuan.

Kenapa Syarat Tiap Sekolah Berbeda?

Setiap instansi punya kebutuhan dan karakter pendidikan yang berbeda. Ada yang fokus di bidang keuangan, statistik, pemerintahan, intelijen, transportasi, hingga siber dan sandi.

Karena tugas dan lingkungan kerjanya berbeda, maka standar fisik dan kesehatan juga disesuaikan. Itulah kenapa aturan Sekolah Kedinasan 2026 tidak bisa digeneralisasi.

Misalnya, sekolah dengan pola pendidikan semi-militer tentu akan lebih ketat soal fisik dibanding yang berbasis akademik murni.

Tips Persiapan Menghadapi Sekolah Kedinasan 2026

Supaya peluang lolos makin besar, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan dari sekarang:

  1. Cek Syarat Detail Instansi Tujuan

Jangan cuma ikut-ikutan teman. Pastikan kamu benar-benar cocok dengan syarat Sekolah Kedinasan 2026 di instansi tersebut.

  1. Latihan Soal SKD

Seleksi Kompetensi Dasar biasanya pakai sistem CAT seperti CPNS. Jadi mulai latihan soal TWK, TIU, dan TKP dari sekarang.

  1. Jaga Kondisi Fisik

Kalau kamu mengincar sekolah yang punya tes fisik, mulai rutin olahraga. Jaga berat badan supaya tetap proporsional.

  1. Periksa Kesehatan Mata

Kalau punya minus, cek apakah masih dalam batas toleransi. Ini penting banget sebelum daftar Sekolah Kedinasan 2026.

  1. Siapkan Mental

Seleksinya ketat dan persaingan tinggi. Mental kuat itu wajib.

Apakah Sekolah Kedinasan 2026 Akan Lebih Ketat?

Melihat tren tiap tahun, peminat selalu membludak. Kuota terbatas, sementara pendaftar bisa ratusan ribu orang.

Kemungkinan besar Sekolah Kedinasan 2026 juga akan punya tingkat persaingan yang tinggi. Apalagi banyak yang tertarik karena prospek kerja setelah lulus lebih jelas. Karena itu, persiapan nggak boleh setengah-setengah.

Kesimpulan

Sampai sekarang memang belum ada jadwal resmi pembukaan Sekolah Kedinasan 2026. Tapi kalau berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran kemungkinan dibuka sekitar Mei atau Juni.

Syarat utama yang perlu kamu perhatikan meliputi:

  • Batas usia (berbeda tiap instansi)
  • Tinggi badan minimal (tidak semua mewajibkan)
  • Berat badan proporsional
  • Ketentuan mata dan penggunaan kacamata

Dengan memahami persyaratan sejak awal, kamu bisa menilai apakah sudah memenuhi kriteria atau perlu melakukan persiapan tambahan. Yang jelas, Sekolah Kedinasan 2026 tetap jadi peluang emas buat kamu yang ingin kuliah sekaligus punya jalur karier jelas setelah lulus. Sekarang waktunya persiapan, bukan cuma menunggu. Semakin matang kamu mempersiapkan diri, semakin besar peluang lolos Sekolah Kedinasan 2026 nanti.

Baca artikel lainnya

Resmi Dibuka 2026! 2 Sekolah Kedinasan Baru Ini Tawarkan Kuliah Gratis dan Jalur Cepat Jadi CPNS, Siap-Siap Diserbu Ribuan Pendaftar